Pas masih sekolah, seneng banget mampir ke kios untuk beli majalah. Saking senengnya sama majalah, sampe sempet punya cita-cita untuk jadi seorang penjual kios biar bisa puas baca seluruh majalah yang terbit. Sungguh pemikiran yang teramat polos kala itu.
Dulu tuh ada majalah Bobo, Kreatif, Donal Bebek, Mombi, Bobo Junior, XY Kids, Intisari sampai National Geographic Kids. Ada juga tabloid pekanan, kayak Bola, Soccer, trus Pulsa. Waktu itu, kios betul-betul sepenuh itu untuk nampung berbagai terbitan majalah, tabloid, dan koran. Sayangnya, sekarang banyak kios yang dah tutup. Kalau pun ada, koleksi jualannya cuma sedikit. Termasuk penjual koran di lampu merah. Bawaan mereka sekarang relatif sedikit dibandingkan era 2010-an. Maklum, media cetak sekarang banyak yang gulung tikar karena kalah saing sama internet.
Semasa SD, majalah yang paling sering aku beli rutin tiap minggu, ya Bobo karena Bobo adalah majalah yang menurutku paling menarik. Harganya dulu masih 9 ribu rupiah. Di beberapa edisi tertentu, bisa ada bonus. Aku pernah dapat bonus pin, kalender, juga map. Begitu masuk SMP, udah nggak pernah beli Bobo lagi. Sekitaran SMA, kangen Bobo. Akhirnya sesekali beli buat nostalgia, terutama pas edisi ulang tahunnya, tanggal 14 April.
@30haribercerita #30haribercerita #30hbc2409
Postingan ini merupakan salah satu tulisan saya ketika berpartisipasi dalam tantangan 30 Hari Bercerita di Instagram pada bulan Januari 2024 lalu.



Posting Komentar