Cuci Motor

Siang-siang, pas gak hujan, aku pergi ke tempat cuci motor. Sampai di sana, ternyata udah ada satu motor matik yang lagi dicuci oleh dua orang mas-mas. Aku memarkir motor terus menghampiri mas-mas yang duduk sebagai kasir.

“Mas, cuci motor yang paket biasa aja, ya,” ucapku sambil menyerahkan uang.

Lalu, aku beralih menunggu, duduk di ujung kursi panjang yang biasa dipakai di angkringan. Di ujung lainnya, ada seorang ibu-ibu dengan anaknya yang berusia sekitar 5 tahun. Tampaknya, mereka lah pemilik motor matik yang sedang dicuci.

Tak lama kemudian, tiang mesin hidrolik terbenam. Sesi cuci bilas telah selesai. Saatnya mengeringkan dengan kain lap. Dengan cekatan, dua mas-mas tersebut melakukan razia insidental terhadap air yang menempel di bodi motor itu.

Setelah motor matiknya kering, ibu beserta anaknya beranjak dari ujung tempat duduk yang sudah kami singgahi bersama. Apakah akhir dari cerita ini adalah aku terjungkal dari kursi panjang angkringan lantaran adanya ketidakseimbangan? Tidak, cerita masih berlanjut.

Saat dua mas-mas hendak menaikkan motorku ke mesin hidrolik, ibu-ibu tadi berteriak dari kejauhan.

“Mas, kok ini motor saya gak bisa distater?”

Dua mas-mas dengan sigap menghampiri motor ibu-ibu tersebut. Mereka berupaya membantu. Mas-mas pertama berusaha melakukan stater manual di sisi roda belakang. Sementara, mas-mas kedua menyelidiki kelistrikan sampai membuka bagasi. Ada semacam raut wajah kepanikan di antara mereka bertiga, sementara sang anak masih berupaya mencerna apa yang sebetulnya terjadi.

“Waduh, jangan-jangan air cuciannya masuk dan membuat kelistrikan motor terganggu,” pikirku.

Di tengah kenihilan usaha mereka menyalakan mesin motor ibu-ibu, mas-mas kasir turun gunung dari singgasananya. Dengan langkah tenang dan mantap, ia memberi isyarat kepada dua mas-mas untuk menjauh dari motor. Serahkan pada ahlinya, begitu mungkin pikirnya.

Tangan mas-mas kasir menggenggam setang motor, sementara kakinya mengayunkan standar samping motor ibu-ibu tersebut. Tombol stater ditekan.

Motor kembali nyala, mereka beradu tawa.

@30haribercerita #30haribercerita #30hbc2404

Postingan ini merupakan salah satu tulisan saya ketika berpartisipasi dalam tantangan 30 Hari Bercerita di Instagram pada bulan Januari 2024 lalu.

Posting Komentar