Abi baru kali ini merasakan patah hati. Sulit sekali rasanya menjahit kembali hatinya yang telah telanjur robek tak keruan. Ia selalu berdoa di setiap helaan napasnya agar lekas dipertemukan oleh seseorang yang tepat kelak. Akan tetapi, masih sulit rasanya. Hatinya masih terbayang-bayang oleh sosok diri perempuan itu. Ia terus-menerus berlari berusaha mencari arti. Mencari apa yang sebenarnya dimaksudkan Tuhan kepadanya. Hingga suatu ketika ia dipertemukan oleh seorang perempuan yang jelita. Namun, apa daya ia hanya bisa memiliki dirinya di dalam alam halusinasi Abi. Sedih, pasti. Akan tetapi, kehidupan harus terus berjalan. Abi terus berjalan, berlari, berdoa, dan mencari. Ia hanya menaruh harap agar Tuhan lekas memberinya jodoh yang tepat. Dengan demikian, ia bisa berusaha berbahagia dengan orang terpilih dari Tuhan yang kelak akan ia kasihi itu.

.png)

Posting Komentar